Surabaya- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya Kota Surabaya menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan Pejuang Politik / para kader serta masyarakat pada momentum Ramadan 1447 Hijriah Sabtu 14 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat konsolidasi kader partai di Kota Pahlawan.

Dalam kesempatan itu, DPC Gerindra Surabaya juga menyalurkan ratusan paket sembako kepada para kader dan masyarakat. Sekitar 800 paket parsel dibagikan kepada kader Gerindra, belum termasuk bantuan yang turut disalurkan oleh para anggota fraksi Gerindra di DPRD Surabaya kepada masyarakat dan tokoh-tokoh di wilayah masing-masing.
Ketua DPC Gerindra Surabaya, Cahyo Harjo Prakoao, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang rutin digelar setiap bulan Ramadan tersebut. Ia berharap momentum Ramadan dapat semakin mempererat hubungan antar kader serta memperkuat peran kader partai sebagai bagian dari masyarakat yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Menurut Cahyo, kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga wujud komitmen untuk menjaga kekompakan dan solidaritas seluruh kader Gerindra di Surabaya.
“Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus menjaga kebersamaan dan kekompakan seluruh kader Partai Gerindra di Kota Surabaya,” ujarnya.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pengurus partai, mulai dari pengurus kecamatan (PAC), pengurus ranting atau kelurahan, pengurus harian DPC, hingga para anggota fraksi Gerindra di DPRD Surabaya. Selain itu, hadir pula jajaran pimpinan dari tingkat provinsi, termasuk Anwar Sadat sebagai pimpinan partai di tingkat daerah / DPD Gerindra Jatim.
Cahyo menilai semangat kader Gerindra di Surabaya saat ini semakin meningkat dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Ia melihat adanya optimisme yang lebih besar di kalangan kader, baik kader lama maupun kader baru yang semakin aktif dalam berbagai kegiatan partai.
Menurutnya, prinsip yang selalu dijaga di tubuh Gerindra adalah tidak meninggalkan kader lama, tetapi justru memperkuat kolaborasi antara kader senior dan kader muda untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Di Partai Gerindra tidak ada yang ditinggalkan. Kita memperkuat kolaborasi antara junior dan senior, serta bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk memperjuangkan kepentingan warga Surabaya,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Cahyo juga mengingatkan bahwa perjuangan kader partai tidak berhenti setelah keberhasilan mengantarkan Prabowo Subianto menjadi Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, para kader memiliki tanggung jawab untuk mengawal berbagai kebijakan strategis pemerintah agar dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kader Gerindra harus mampu menjelaskan berbagai program pemerintah kepada masyarakat, terutama program-program yang berkaitan dengan ekonomi kerakyatan, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Cahyo juga menyampaikan berbagai kebijakan yang memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat tertentu, seperti para pengemudi ojek online yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat perkotaan.
Ia menyebut para pengemudi ojek online sebagai pejuang ekonomi yang membantu memperlancar arus logistik dan kegiatan ekonomi di berbagai kota, termasuk Surabaya.
Pada kesempatan tersebut, DPC Gerindra Surabaya juga menyalurkan ratusan paket sembako kepada para kader dan masyarakat. Sekitar 800 paket parsel dibagikan kepada kader partai, sementara para anggota fraksi Gerindra di DPRD Surabaya juga turut menyalurkan bantuan tambahan kepada masyarakat dan tokoh-tokoh di wilayah masing-masing.
Secara keseluruhan, lebih dari ribuan paket bantuan disalurkan kepada masyarakat Surabaya sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran partai di tengah masyarakat.
“Politik tidak hanya berbicara soal kekuasaan atau kepemimpinan, tetapi juga menjadi sarana untuk menghadirkan kebahagiaan, harapan, dan senyum bagi masyarakat,” kata Cahyo.
Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga mengundang para pengemudi ojek online serta sejumlah perempuan mandiri di Surabaya, termasuk para ibu yang menjadi tulang punggung keluarga. Mereka dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga.
Cahyo menegaskan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Karena itu, pihaknya terus mendorong berbagai program pemberdayaan perempuan agar mereka dapat meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi.
“Kami ingin perempuan Surabaya bisa naik kelas secara ekonomi, sehingga mereka dapat memberikan kontribusi terbaik bagi perekonomian Kota Surabaya,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa sejumlah program pemberdayaan ekonomi yang sebelumnya telah dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah daerah, termasuk program yang memberikan stimulus dan dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Di sisi lain, Cahyo juga mengingatkan para kader partai agar terus menjaga semangat perjuangan serta memberikan contoh positif di tengah masyarakat. Menurutnya, kader Gerindra harus menunjukkan sikap nasionalisme, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap kepentingan rakyat.
Ia berharap masyarakat Surabaya dapat melihat langsung peran kader Gerindra dalam menjaga lingkungan, membantu masyarakat, serta memperjuangkan berbagai aspirasi rakyat.
Menutup sambutannya, Cahyo mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan dalam membangun partai serta memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Surabaya.
“Jika kita terus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, maka kepercayaan masyarakat terhadap Partai Gerindra akan semakin kuat, dan kita dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Surabaya,” pungkasnya.















Komentar