Kaliburu, Central.pendidikan – Kepala Taman Kanak-Kanak (TK) PKK Kaliburu, Muliati, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas hadirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas dan direalisasikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini telah dilaksanakan di sekolahnya pada Senin, 04 April 2026, dan disambut dengan antusiasme luar biasa oleh seluruh murid.

Sejak pagi, suasana di lingkungan sekolah terasa sangat ceria dan penuh semangat. Seluruh siswa TK PKK Kaliburu sudah berkumpul dengan rapi, menantikan kedatangan jadwal pembagian makanan bergizi tersebut. Keceriaan dan senyum bahagia terlihat jelas di wajah setiap anak saat menyambut kedatangan para petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang membawa paket makanan bergizi tersebut.
Muliati mengaku sangat terharu dan bangga melihat antusiasme anak-anak yang begitu besar. “Saya merasa sangat terharu dan semangat melihat anak-anak begitu riang gembira serta antusias menyambut kedatangan para petugas SPPG ini. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah merealisasikan program mulia ini hingga bisa dirasakan langsung oleh anak-anak kami di sini,” ungkap Muliati saat ditemui awak Media Central Pendidikan Donggala.
Menurutnya, program ini bukan sekadar memberikan asupan gizi bagi anak didik, tetapi juga menjadi dukungan besar bagi orang tua dan sekolah dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.
Di samping rasa syukur tersebut, Muliati juga menyampaikan harapan besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Donggala maupun Pemerintah Pusat terkait kondisi fasilitas sekolah yang membutuhkan perhatian. Ia menjelaskan, saat ini TK PKK Kaliburu menghadapi kendala keterbatasan ruang belajar dan kerusakan bangunan.
“Harapan saya kepada Pemerintah Kabupaten Donggala dan Pemerintah Pusat, semoga bisa memberikan bantuan perbaikan dan pembangunan untuk sekolah kami ini. Saat ini ada satu ruangan yang sudah tidak bisa digunakan lagi karena kondisi atapnya rusak parah dan bocor. Di sisi lain, jumlah murid kami terus mengalami peningkatan setiap tahunnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan hanya memiliki satu ruangan aktif saat ini, proses pembelajaran menjadi kurang maksimal dan ruangan pun terasa sangat sempit. “Kami sangat berharap ada perhatian lebih agar fasilitas kami memadai, sehingga semangat belajar anak-anak bisa terwujud dengan nyaman dan hasil yang lebih baik,” tutup Muliati dengan penuh harap.
Kehadiran Program Makan Bergizi Gratis diharapkan menjadi langkah awal yang baik, disusul dengan perbaikan sarana prasarana pendidikan, agar anak-anak di daerah terpencil seperti Kaliburu mendapatkan hak pendidikan dan kesehatan yang setara dan berkualitas.*(Red/Syahzan)















Komentar