oleh

Kreativitas Magang Gen Z Ubah Wajah Imigrasi Palu

PALU, Central.info  — Sebanyak 28 peserta magang berhasil mengubah wajah pelayanan publik di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu melalui inovasi konten digital kreatif. Selama enam bulan menimba ilmu, para peserta dari kalangan mahasiswa ini tidak hanya belajar administrasi, tetapi juga sukses mendongkrak citra instansi di media sosial hingga viral dan menuai respons positif publik.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja para peserta magang batch II tersebut. Menurut Akmal, kehadiran anak-anak muda ini membawa angin segar bagi sistem komunikasi pelayanan publik di kantornya.

“Mereka punya banyak ide, mulai dari pelayanan sampai pembuatan konten kreatif. Itu terlihat dari media sosial kami yang mendapat banyak respons positif,” ujar Akmal pada Selasa (20/5/2026).

Selain mengelola media sosial, puluhan peserta magang ini diterjunkan langsung di berbagai bidang pelayanan garis depan (frontliner). Pengalaman berhadapan langsung dengan karakter masyarakat yang beragam menjadi tantangan sekaligus pelajaran paling berharga.

Emilia, salah satu peserta magang, mengaku bahwa program ini memberikan ruang yang sangat luas bagi mahasiswa untuk berkembang.

“Seluruh pegawai sangat baik dan banyak memberikan ilmu yang bermanfaat untuk pengalaman dan pengetahuan kami selama magang,” kata Emilia.

Ia menambahkan bahwa seluruh bekal teoritis di kampus dapat mereka praktiskan secara nyata, terutama dalam hal komunikasi publik dan disiplin kerja.

Sertifikat Sebagai Modal Dunia Kerja Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi nyata mereka, Kantor Imigrasi Palu memberikan sertifikat resmi kelulusan program magang. Sertifikat ini menjadi bukti otentik bahwa para peserta telah menguasai keahlian praktis yang siap diadu di industri kerja.

Muhammad Akmal berharap, modal pengalaman selama enam bulan ini dapat membuka peluang karier yang luas bagi para alumni magang, baik di sektor swasta maupun pemerintahan.

“Keterampilan (skill) mereka sudah terbentuk dan itu bisa menjadi nilai tambah ketika masuk dunia kerja,” pungkas Akmal.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *