oleh

Pawai Grebeg Suro 2026, SMKN 2 Ponorogo Usung Tema Tokoh Raja Rakai Wijaya

Ponorogo Media Central, Di Pawai Grebeg Suro 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Ponorogo Jatim, Senin kemarin (16 Juni)  SMKN 2 Ponorogo menyuguhkan tema sejarah, yang mengedukasi, melestarikan budaya, menumbuhkan cinta tanah air, dan membangun semangat persatuan melalui visualisasi kejayaan masa lalu.

Suguhan tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan menunjukkan ke masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengenal warisan budaya dan sejarah Nusantara, sekaligus mengasah kreativitas dalam penampilan yang diperagakan.

Dengan mengusung tema Tokoh Raja Rakai Wijaya tersebut, menjadi sarana untuk melestarikan nilai-nilai luhur yang identik kepada budaya Nusantara yang kuat sebagai pemersatu bangsa. Yang menumbuhkan rasa bangga dan semangat cinta tanah air dengan menunjukkan kehebatan sejarah bangsa. Sebagaimana ungkapan tersebut disampaikan Suryanto, S.Pd.,Kepala SMKN 2 Ponorogo, Kamis (18/6/2026) saat ditemui.

Dalam kreativitas yang melalui visualisasi budaya masa lampau dengan mengenakan kostum megah ala bangsawan kerajaan, termasuk atribut kerajaan dari pakaian, mahkota, dan senjata khas. Dengan dikawal ketat oleh barisan prajurit, dayang-dayang yang anggun, serta didukung oleh performa mobil hias yang artistik.

“Kreatifitas yang ditampilkan, menjadi simbol sebagai kisah dramatis mengenai peristiwa, dan perjalanan, yang semua diperankan oleh siswa-siswi SMKN 2 Ponorogo, “kata Suryanto, S.Pd.

“Sangat mengesankan memang, suguhan yang kita tampilkan, tentang teatrikal tokoh yang gagah perkasa dengan busana kebesaran, yang diiringi prajurit serta dayang, dengan dekorasi kendaraan hias, megah, di sertai artistik, yang menarik daya tarik masyarakat luas memadati jalur kirab dari Komplek Makam Batoro Katong hingga Alun-alun Ponorogo, “ungkapnya.

Sebagaimana diketahui Pawai Budaya Grebeg Suro yang disuguhkan SMKN 2 Ponorogo dengan menampilkan kirab dari sejarah yang ada, merupakan sebagai bentuk penghormatan dan pengingat dari sejarah budaya. Dengan berkreasi, untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter luruh. (Ex)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *