oleh

Pelantikan Pengurus Kadin Surabaya 2024–2029 Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Kota

Surabaya- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya menggelar pelantikan pengurus periode 2024–2029 di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan undangan dari unsur pemerintah, pelaku usaha, akademisi hingga stakeholder ekonomi di Kota Surabaya. Terdapat puluhan pengurus yang dilantik oleh Ketua Kadin Jatim Adik Dwi Pufranto.

Ketua Panitia pelantikan, Medy Prakoso, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Surabaya atas dukungan penuh sehingga acara pelantikan dapat terselenggara di Balai Kota Surabaya.

Menurutnya, Taman Surya bukan sekadar pelataran fisik, tetapi juga ruang publik kebanggaan warga Surabaya yang melambangkan keterbukaan, kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun perekonomian kota.

Ia menjelaskan, pelantikan pengurus Kadin Kota Surabaya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) sekaligus amanah organisasi setelah pelaksanaan Musyawarah Kota Kadin Surabaya beberapa waktu lalu.

“Acara ini diikuti sekitar 270 undangan, termasuk 150 pengurus Kadin yang dilantik serta didukung para stakeholder Kota Surabaya yang tergabung dalam Kadin Kota Surabaya,” ujarnya.

Medy menyebut, formasi kepengurusan periode 2024–2029 dirancang secara inklusif dengan merangkul kalangan profesional, akademisi, hingga praktisi bisnis berpengalaman yang ditempatkan dalam jajaran wakil ketua umum, komite tetap dan kepala badan.

Ia juga mengungkapkan bahwa panitia telah melakukan persiapan selama kurang lebih tiga bulan bersama berbagai bidang dan elemen di Kota Surabaya demi menyukseskan agenda tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan terima kasih kepada Ketua Kadin Jawa Timur, Ketua Kadin Kota Surabaya terpilih, Wali Kota Surabaya, serta seluruh panitia dan stakeholder yang telah bekerja keras mendukung terselenggaranya acara.
Menurutnya, kegiatan semacam ini diyakini mampu menggerakkan sektor UMKM dan ekonomi masyarakat bawah sehingga daya konsumsi masyarakat meningkat seiring pertumbuhan investasi dan perdagangan di Kota Surabaya yang didukung infrastruktur memadai.

Di akhir sambutannya, Medy juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara serta berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat dan kesan positif bagi seluruh peserta yang hadir.

Sedamgkan Ketua Kadin Surabaya periode 2024–2029, M Ali Affandi La Nyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan bahwa pelantikan pengurus Kadin Surabaya di Taman Surya Balai Kota Surabaya bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum memperkuat kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat dalam membangun Surabaya yang lebih maju, inklusif dan berdaya saing global.

Dalam sambutannya, ia menyebut pelaksanaan pelantikan di Taman Surya menjadi sejarah baru bagi Kadin Surabaya karena untuk pertama kalinya digelar di ruang publik Balai Kota Surabaya.

Menurutnya, Taman Surya bukan hanya simbol pemerintahan, tetapi juga lambang keterbukaan dan kolaborasi agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surabaya di bawah kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang dinilai telah membuka ruang kolaborasi bagi Kadin Surabaya.
“Kami tidak ingin pelantikan ini hanya menjadi pelantikan pengurus Kadin, tetapi menjadi momen bersama antara dunia usaha, UMKM dan masyarakat,” ujarnya.

Ali Affandi menjelaskan, Kadin Surabaya harus hadir di tengah masyarakat dan tidak hanya berada di ruang rapat. Ia menekankan nilai organisasi yang diwariskan para senior Kadin yakni tabah, jujur dan setia dalam memperjuangkan ekonomi bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, sebelum pelantikan berlangsung, Kadin Surabaya telah aktif menjalankan berbagai program kerja. Dalam satu setengah tahun terakhir, organisasi tersebut telah melaksanakan lebih dari 139 agenda sebagai bukti bahwa Kadin Surabaya merupakan organisasi yang aktif dan progresif.

Ia juga memaparkan sejumlah program strategis yang dijalankan Kadin Surabaya, di antaranya misi dagang domestik dan internasional melalui kolaborasi dengan Kadin Jawa Timur untuk memperluas akses pasar dan jejaring usaha global.

Ali Affandi mencontohkan misi dagang ke Malaysia yang menunjukkan produk dan potensi usaha Surabaya memiliki daya saing untuk menembus pasar internasional.

“Kadin Surabaya tidak boleh hanya berpikir lokal, tetapi harus membawa Surabaya menjadi kota global yang terkoneksi dengan rantai ekonomi dunia,” katanya.

Selain itu, Kadin Surabaya juga mendorong penguatan sumber daya manusia melalui program Tim Koordinasi Daerah Vokasi bersama Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya. Program tersebut diarahkan untuk melahirkan regulasi dan pengembangan rumah vokasi guna menciptakan SDM unggul yang adaptif terhadap perkembangan industri dan teknologi.

Di sektor UMKM, Kadin Surabaya menggagas aktivasi rumah UMKM bersama berbagai mitra untuk membantu pelaku usaha mendapatkan kurasi produk, pelatihan peningkatan kapasitas, legalitas usaha, Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga sertifikasi halal.
Menurutnya, UMKM merupakan fondasi ekonomi rakyat yang harus terus diperkuat.

Tak hanya fokus pada ekonomi, Kadin Surabaya juga aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan, termasuk gerakan bersih-bersih Kota Lama Surabaya serta dorongan penggunaan produk ramah lingkungan.

Ia menyebut Surabaya juga memperoleh perhatian internasional melalui partisipasi dalam forum global di New York terkait pengembangan kota ramah lingkungan.

Dalam bidang olahraga, Kadin Surabaya menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Porprov Jawa Timur 2027 di Surabaya. Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga bagian dari ekosistem ekonomi yang mampu menggerakkan sektor hotel, UMKM hingga industri kreatif.

“Kami siap berkolaborasi dengan KONI Surabaya untuk mendorong sport tourism dan ekonomi berbasis event olahraga,” tegasnya.

Ali Affandi berharap Surabaya terus berkembang menjadi kota investasi, kota kreatif, pusat talenta dan kota global yang pertumbuhan ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik global hingga persaingan talenta. Karena itu, Kadin Surabaya harus hadir bukan hanya dalam forum, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat dan dunia usaha.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan pelantikan, mulai dari pemerintah daerah, panitia, sponsor hingga keluarga yang terus memberikan dukungan selama proses kepemimpinannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *