Surabaya-Ratusan notaris resmi dilantik dalam prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan yang digelar oleh Kementerian Hukum dan HAM melalui Kantor Wilayah Jawa Timur di Dyandra Convention Center, Rabu (1/4/2026).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur Haris Sukamto memimpin langsung jalannya pelantikan yang diikuti oleh ratusan notaris baru serta notaris pindahan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para notaris untuk resmi menjalankan tugas dan kewenangannya secara profesional sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kepala Kanwil Kemenkum Jatim Haris Sukamto dalam sambutannya, ditekankan bahwa notaris memiliki posisi strategis sebagai pejabat umum yang berperan penting dalam memberikan kepastian hukum. Keberadaan notaris tidak hanya berkaitan dengan administrasi hukum, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum itu sendiri.
Penambahan jumlah notaris di wilayah Jawa Timur diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan hukum, mempercepat proses pelayanan, serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di berbagai daerah. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya pelayanan hukum yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, notaris juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam menghadapi tantangan digitalisasi serta dinamika kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Profesionalisme, integritas, dan kepatuhan terhadap kode etik menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas layanan yang diberikan.
“Saudara-saudara yang hari ini dilantik bukan hanya menerima jabatan, tetapi juga memikul tanggung jawab besar sebagai pejabat umum. Kepercayaan masyarakat ada di tangan saudara. Oleh karena itu, jalankan tugas dengan jujur, profesional, dan berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan serta kode etik notaris,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah profesi di tengah berbagai tantangan yang ada.
“Notaris harus mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan kepastian hukum. Jangan sampai kewenangan yang dimiliki disalahgunakan. Jadilah notaris yang berintegritas, yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga memberikan nilai keadilan dan kepastian bagi masyarakat,” tambahnya.

Menutup arahannya, ia berharap para notaris yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan hukum.
“Saya berharap kehadiran saudara-saudara dapat memperkuat layanan hukum di Jawa Timur, memperluas akses masyarakat terhadap layanan notaris, serta turut mendukung pembangunan hukum nasional,” pungkasnya.

Sekretaris Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Jawa Timur, Hatta, menjelaskan bahwa notaris yang mengikuti pengambilan sumpah kali ini merupakan mereka yang Surat Keputusannya (SK) terbit pada 2 Februari 2026.
“Jumlah peserta untuk notaris baru kurang lebih 256 orang, ditambah sekitar 10 notaris pindahan. Seluruhnya berasal dari wilayah Jawa Timur,” ujarnya.
Ia juga menyebut sejumlah daerah yang mendominasi pengangkatan notaris baru, di antaranya Bondowoso, Situbondo, dan Pamekasan.
Dalam kesempatan tersebut, Hatta menyampaikan bahwa seperti pesan bapak kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur yang memberikan pesan tegas kepada para notaris yang baru dilantik agar senantiasa menjaga integritas dan menjadikan sumpah jabatan sebagai pedoman utama dalam menjalankan tugas.
“Sumpah jabatan bukan sekadar lafal, tetapi harus diamalkan dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai notaris,” tegasnya.
Hatta menambahkan, pihak organisasi Pengwil INI Jatim akan terus mendorong peningkatan kualitas para notaris melalui berbagai program, seperti seminar, pelatihan, hingga ruang belajar rutin yang digelar setiap Sabtu di sekretariat INI Jawa Timur.
Ia juga menyampaikan tantangan ke depan yang semakin kompleks, terutama di tengah perkembangan digitalisasi dan dinamika masyarakat. Oleh karena itu, para notaris dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi serta mengikuti perkembangan regulasi yang ada.
“Tidak hanya notaris baru, tetapi juga notaris yang sudah lama menjabat harus terus meng-upgrade diri agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” pungkasnya.
Salah satu notaris yang baru dilantik, Antonius Riwanto, mengungkapkan rasa syukur dan kelegaannya usai mengikuti pengambilan sumpah jabatan. Ia menyebut momen ini sebagai awal perjalanan dalam mengemban amanah sebagai notaris.
“Ini menjadi titik awal bagi kami untuk menjalankan tugas sebagai pejabat notaris sesuai amanah yang telah disampaikan. Semoga kami semua dapat menjalankan tugas dengan baik hingga nanti,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh notaris yang dilantik dapat menjaga kekompakan dalam organisasi Ikatan Notaris Indonesia (INI) serta tetap berada dalam satu komando, sehingga tidak menimbulkan kebingungan dalam menjalankan tugas di lapangan.
Menurutnya, tantangan profesi notaris ke depan akan semakin kompleks seiring dengan dinamika hukum dan perkembangan masyarakat. Oleh karena itu, notaris dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi.
“Peraturan terus berkembang, begitu juga masyarakat. Notaris harus terus meng-upgrade diri dan aktif dalam kegiatan organisasi agar dapat meminimalisir kesalahan dalam pembuatan akta maupun pelaksanaan tugas,” tambahnya.
Ia juga berpesan kepada sesama notaris, khususnya yang baru dilantik, untuk terus menjaga komunikasi dan silaturahmi antar rekan sejawat. Hal tersebut dinilai penting sebagai sarana bertukar wawasan dan pengalaman dalam menangani berbagai persoalan hukum.
“Dengan sering berdiskusi dan berbagi pengalaman, notaris bisa saling melengkapi sebelum akta dibuat dan ditandatangani para pihak,” pungkasnya.(adi,kumham)














Komentar