SIGI, Central.info – Tim gabungan Resmob Tadulako dan Opsnal Satresnarkoba Polresta Palu terpaksa melumpuhkan seorang residivis kasus narkotika berinisial MR (24) lantaran melakukan perlawanan brutal saat hendak ditangkap. Pelaku menyerang petugas menggunakan senjata tajam jenis parang hingga menyebabkan seorang polisi terluka.
Penangkapan berlangsung dramatis di BTN Kelapa Gading, Kelurahan Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, pada Rabu (10/6/2026) dini hari.
Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail Boby, menjelaskan bahwa insiden bermula saat petugas berupaya menangkap MR yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di wilayah Jalan Selar, Kecamatan Palu Barat, Selasa (9/6/2026) sore.
“Saat hendak diamankan, pelaku melawan dengan mengayunkan parang ke arah petugas. Akibatnya, anggota kami mengalami luka robek pada jari telunjuk dan jari manis tangan kanan,” ujar AKP Ismail Boby, Rabu (10/6/2026).
Setelah kejadian tersebut, tim gabungan melakukan pengejaran dan berhasil melacak keberadaan MR di Kabupaten Sigi. Namun, saat hendak dibekuk di persembunyiannya pada Rabu dini hari, pelaku kembali berupaya menyerang petugas dengan parang dan melemparkan sekop pasir.
Meski petugas telah memberikan tembakan peringatan, pelaku tetap beringas. Demi melindungi keselamatan nyawa di lapangan, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku.
“Pelaku merupakan residivis dan terindikasi sebagai pengedar sabu. Kami masih mendalami jaringan peredarannya,” tegas AKP Ismail Boby.
Usai dilumpuhkan, MR dilarikan ke RS Bhayangkara Palu untuk mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya digelandang ke Mapolresta Palu. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang dan satu buah sekop yang digunakan pelaku saat melawan petugas.
Saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan kasus guna mengungkap pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut. Pelaku dijerat dengan pasal penganiayaan berat serta UU Narkotika dengan ancaman hukuman penjara yang berat.









Komentar