Mediacentral.pendidikan, DONGGALA – SDN 14 Dampelas, Kabupaten Donggala, resmi menutup rangkaian kegiatan Pesantren Kilat yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an pada Jumat (13/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di mushola sekolah tersebut menjadi bagian dari implementasi program Gerakan Siswa Cinta Masjid (GSCM).
Fokus pada Akhlak dan Ibadah Harian Program ini diikuti oleh seluruh siswa, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6.

Kepala SDN 14 Dampelas, Yudin Latama, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan di bulan Ramadan, melainkan upaya konkret sekolah dalam memperbaiki akhlak dan menanamkan kebiasaan ibadah sejak dini.
“Kami ingin siswa memiliki pemahaman agama yang mendalam, terutama dalam menjalankan ibadah harian seperti salat dan membaca Al-Qur’an,” ujar Yudin dalam sambutannya.
Perlombaan Religi sebagai Sarana Edukasi Untuk meningkatkan antusiasme siswa, pihak sekolah menyelenggarakan berbagai lomba keagamaan, antara lain Lomba Azan dan Ceramah Agama, Hafalan Surat Pendek dan Asmaul Husna, Hafalan Doa Harian dan Praktik Wudu.
Pengawas TK/SD, Abdul Malik Sibo, S.Pd., yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar mencari pemenang.
“Kegiatan ini bukan sekadar ramai-ramai atau mengejar juara, tetapi instrumen untuk meningkatkan kualitas spiritual siswa Kami berharap GSCM ini memberikan makna mendalam bagi pembentukan karakter mandiri anak didik,” tutur Abdul Malik.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil keputusan rapat sekolah dan program kerja guru Pendidikan Agama Islam (PAI).
Kehadiran pengawas serta awak media sebagai mitra kerja menunjukkan adanya sinergi yang kuat dalam mendukung kemajuan pendidikan di wilayah Kecamatan Dampelas.
Melalui kegiatan ini, SDN 14 Dampelas berharap para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral yang kokoh sebagai bekal di masa depan.
Jurnalis: Herdik Lakaeng










Komentar