Surabaya – Yayasan H.M. Cheng Ho kembali menggelar kegiatan sosial penyaluran zakat mal pada Rabu (4/3/2026). Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini mendapat dukungan luas dari tokoh masyarakat, pejabat daerah, hingga para donatur lintas agama.
Ketua Harian Yayasan H.M. Cheng Ho, Hasan Basri, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut telah berlangsung sejak lama dan mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun.
“Tahun lalu penerima sekitar 15 ribu orang, tahun ini meningkat menjadi 32 ribu penerima. Alhamdulillah ini berkat kepercayaan para munfiq dan donatur, serta dukungan masyarakat dan jemaah Masjid Cheng Ho Surabaya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyaluran zakat mal tahun ini dibagi dalam 12 sesi, dengan total penerima mencapai 32 ribu orang. Program tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 15 Maret mendatang. Selain bantuan sembako, setiap penerima juga mendapatkan santunan uang tunai sebesar Rp500 ribu.
Hasan Basri menambahkan, peningkatan jumlah penerima menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap yayasan. “Awalnya kegiatan ini hanya menargetkan ratusan penerima, kini sudah mencapai ribuan di setiap sesi. Ini amanah yang harus kami jaga,” katanya.
Sementara itu, anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi konsistensi Yayasan H.M. Cheng Ho dalam menggerakkan kolaborasi sosial.
“Kita bersyukur sebagai warga Surabaya. Yayasan ini menjadi tempat belajar bagaimana profesionalitas dikolaborasikan dengan visi sosial. Tahun ini ada 32 ribu penerima zakat mal, bukan hanya sembako tetapi juga uang Rp500 ribu yang diharapkan bisa menjadi tambahan modal usaha,” tuturnya.
Menurut Lia, peningkatan jumlah penerima dari tahun sebelumnya menunjukkan adanya kepercayaan yang tinggi dari para donatur. Ia juga menilai keberhasilan yayasan dalam menggandeng para dermawan, termasuk dari kalangan non-muslim, menjadi contoh nyata toleransi dan gotong royong di Surabaya.
“Ini bentuk kolaborasi luar biasa. Bukan hanya umat Muslim, tetapi juga non-Muslim turut berpartisipasi sebagai donatur. Ini patut menjadi percontohan bagi daerah lain,” tambahnya.
Ia pun berpesan kepada masyarakat agar tetap tenang dan fokus beribadah menjelang Hari Raya Idulfitri. “Jangan panik menjelang Lebaran. Tetap berpikir positif, beribadah dengan nyaman dan penuh berkah. Insyaallah kita menyambut 1 Syawal dengan bahagia,” pungkasnya.
Kegiatan zakat mal Yayasan H.M. Cheng Ho ini diharapkan terus menjadi inspirasi gerakan filantropi dan penguatan solidaritas sosial di Kota Surabaya.











Komentar