oleh

DPP SWI Bentuk Pengurus Baru Periode 2026–2031, Iskandar Tegaskan Arah Organisasi Menuju Kemandirian dan Kesejahteraan

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) resmi menetapkan susunan kepengurusan baru periode 2026–2031. Penetapan pengurus baru tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menegaskan arah perjuangan SWI dalam lima tahun ke depan, yakni mewujudkan organisasi yang mandiri, profesional, dan mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya.

Ketua Umum DPP SWI, Iskandar, menegaskan bahwa kepengurusan yang baru dibentuk bukan sekadar pergantian struktur organisasi, melainkan langkah strategis untuk memperkuat eksistensi SWI sebagai organisasi profesi wartawan yang mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi, perubahan pola konsumsi media, serta semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi insan pers menuntut organisasi untuk terus berbenah dan melakukan transformasi.

“Tema besar yang kami usung adalah kemandirian dan kesejahteraan. Organisasi harus mampu berdiri di atas kaki sendiri, memiliki program yang jelas, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota,” tegas Iskandar dalam arahannya kepada jajaran pengurus baru.

Ia menjelaskan bahwa kemandirian organisasi menjadi fondasi utama agar SWI dapat menjalankan berbagai program kerja secara berkelanjutan. Dengan organisasi yang kuat dan mandiri, SWI diharapkan mampu memberikan ruang pengembangan kompetensi, perlindungan profesi, hingga membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi para wartawan yang tergabung di dalamnya.

Lebih lanjut, Iskandar menekankan pentingnya membangun budaya organisasi yang solid dan berorientasi pada pelayanan kepada anggota. Menurutnya, seluruh pengurus yang telah diberikan amanah harus mampu bekerja secara kolektif dan mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Dalam periode kepengurusan 2026–2031, DPP SWI akan memprioritaskan sejumlah agenda strategis. Di antaranya penguatan kelembagaan organisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan jurnalistik, pengembangan jaringan organisasi hingga ke daerah, serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung keberlangsungan program organisasi.

Selain itu, SWI juga berkomitmen mendorong berbagai program pemberdayaan ekonomi yang dapat memberikan manfaat langsung kepada anggota. Langkah ini dinilai penting mengingat kesejahteraan wartawan masih menjadi salah satu isu yang perlu mendapat perhatian serius. Melalui program-program yang terukur dan berkelanjutan, organisasi berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup para anggotanya sekaligus memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Iskandar juga mengingatkan bahwa wartawan memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi. Oleh karena itu, organisasi harus hadir untuk memastikan anggotanya memiliki kapasitas, integritas, dan kompetensi yang memadai dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, edukasi publik, serta penyebaran informasi yang akurat dan berimbang.

“SWI harus menjadi rumah besar bagi wartawan yang ingin berkembang. Kita ingin membangun organisasi yang tidak hanya besar secara jumlah, tetapi juga kuat secara kualitas dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Iskandar mengajak seluruh jajaran pengurus baru untuk menjaga soliditas dan memperkuat komunikasi antarstruktur organisasi. Menurutnya, keberhasilan SWI ke depan sangat bergantung pada kemampuan seluruh pengurus dalam bekerja sama, menyusun program yang relevan, serta menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, SWI mampu menjadi organisasi wartawan yang semakin diperhitungkan di tingkat nasional. Kepengurusan baru diharapkan dapat membawa SWI menuju fase pertumbuhan yang lebih baik, memperluas kontribusi organisasi bagi dunia pers Indonesia, sekaligus mewujudkan cita-cita besar organisasi untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan bagi seluruh anggotanya.

Melalui kepengurusan periode 2026–2031 ini, DPP SWI menargetkan terciptanya organisasi yang semakin profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta program-program yang berorientasi pada kesejahteraan anggota, SWI optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan pers nasional yang berintegritas, independen, dan bertanggung jawab.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *