oleh

Expo Konstruksi Jatim 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Percepatan Infrastruktur dan Inovasi Konstruksi

SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama para pemangku kepentingan sektor konstruksi menggelar Expo Konstruksi Jatim 2026 di Exhibition Hall Grand City Surabaya pada 9-11 Jumi 2026. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, asosiasi profesi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Ketua Panitia Expo Konstruksi Jatim 2026, Dr. Ir. Gentur Prihantono Sandjoyo Putro, S.H., M.T., M.H., IPU, ASEAN Eng.., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran berbagai unsur pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, asosiasi konstruksi, serta para pemangku kepentingan yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, Expo Konstruksi Jatim 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran teknologi dan produk konstruksi, tetapi juga forum untuk mempertemukan berbagai gagasan, inovasi, dan solusi guna menjawab tantangan pembangunan infrastruktur di masa depan.

“Keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan organisasi profesi agar pembangunan dapat berjalan lebih efektif, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Gentur menambahkan bahwa sektor konstruksi memiliki peran penting sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui penyelenggaraan expo ini, berbagai inovasi teknologi konstruksi, material bangunan, serta sistem pembangunan berkelanjutan dapat diperkenalkan kepada masyarakat dan para pelaku industri.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang jasa konstruksi. Berbagai seminar, diskusi, dan forum ilmiah yang digelar selama expo diharapkan mampu meningkatkan kompetensi tenaga konstruksi sekaligus mendorong lahirnya inovasi baru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selain diikuti oleh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Expo Konstruksi Jatim 2026 juga menghadirkan perwakilan kementerian, pemerintah kabupaten/kota, asosiasi jasa konstruksi, perguruan tinggi, perusahaan produsen material bangunan, konsultan, kontraktor, serta organisasi profesi teknik dan keinsinyuran.

Melalui kegiatan ini, Jawa Timur diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pembangunan infrastruktur nasional yang mengedepankan kualitas, keselamatan konstruksi, inovasi teknologi, dan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Expo Konstruksi Jatim 2026 berlangsung selama beberapa hari dengan menghadirkan berbagai pameran produk konstruksi, teknologi bangunan, forum bisnis, seminar teknis, serta kegiatan edukatif yang terbuka bagi masyarakat umum dan pelaku industri konstruksi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *