oleh

Gelombang Besar di Banggai Laut Hancurkan Puluhan Rumah Warga

BANGGAI LAUT, Mediacentral.info – Fenomena Gelombang dahsyat menerjang kawasan pesisir Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (18/4/2026) dini hari. Gelombang pasang yang datang secara tiba-tiba sekitar pukul 03.00 WITA tersebut meluluhlantakkan permukiman warga dan memaksa belasan keluarga lari menyelamatkan diri di kegelapan malam.

Berdasarkan data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, kerusakan paling parah terkonsentrasi di Desa Lambako dan Desa Pasir Putih di Kecamatan Banggai, serta Desa Kendek di Kecamatan Banggai Utara.

Di Desa Lambako, hantaman ombak menyebabkan sedikitnya delapan rumah warga mengalami rusak berat hingga tidak layak huni.

Sebanyak 39 jiwa kini terpaksa mengungsi ke rumah kerabat setelah tempat tinggal mereka hancur. Sementara itu, di Desa Kendek, aset utama mata pencaharian warga berupa satu unit perahu nelayan dilaporkan hancur berkeping-keping.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., mengonfirmasi bahwa meski kerusakan infrastruktur cukup masif, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

“Laporan korban jiwa nihil. Namun, kerugian materiil sangat signifikan, terutama pada rumah warga yang berhadapan langsung dengan bibir pantai,” jelas Asbudianto melalui keterangan resminya, Sabtu siang.

Di sisi lain, jeritan hati warga pesisir mulai mencuat. Salah satu korban terdampak mengungkapkan bahwa banjir rob bukan lagi sekadar fenomena alam, melainkan ancaman nyata bagi keberlangsungan hidup mereka sebagai nelayan. Ia mendesak pemerintah untuk memberikan solusi konkret, bukan sekadar bantuan sesaat.

“Kami meminta pemerintah daerah segera mencari solusi permanen. Kami lelah hidup dalam ketakutan setiap kali gelombang besar datang,” keluh warga tersebut.

Saat ini, situasi di lokasi dilaporkan mulai kondusif seiring surutnya air laut. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banggai Laut tengah bergerak cepat melakukan pendataan final guna penyaluran bantuan logistik darurat.

Laporan bencana ini juga telah diteruskan secara terpadu kepada Kepala BNPB RI dan Menteri Sosial RI di Jakarta untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur serta bantuan sosial bagi para korban di pelosok Sulawesi Tengah.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *