Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyerahkan hewan kurban kepada pengurus Masjid Al Akbar Surabaya pada Rabu (27/5/2026) dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan ibadah kurban di Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah memastikan ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur tahun ini berada dalam kondisi aman, sehat, dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Kepastian itu didapat setelah Pemprov Jatim bersama jajaran Dinas Peternakan melakukan serangkaian kunjungan ke berbagai sentra peternakan di sejumlah daerah.
“Untuk Iduladha 1447 Hijriah tahun ini stok hewan kurban di Jawa Timur sangat cukup, aman, dan sehat. Dari berbagai kunjungan kami ke sentra-sentra peternakan, kondisi ternak terpantau baik dan siap untuk kebutuhan masyarakat,” ujar Khofifah usai penyerahan hewan kurban di Masjid Al Akbar Surabaya.
Tak hanya memastikan ketersediaan hewan, Khofifah juga menyampaikan kabar menggembirakan dari para peternak. Berdasarkan hasil kunjungan di lapangan, rata-rata peternak mengaku penjualan hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat Jawa Timur dalam menjalankan ibadah kurban tetap tinggi. Di sisi lain, para peternak juga mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dengan memanfaatkan sistem penjualan digital.
“Semangat beribadah masyarakat Jawa Timur luar biasa. Peternak juga bisa menjalankan proses penjualan dengan sangat baik, bahkan banyak yang menjual secara digital. Ekosistem digital ini sangat membantu, baik bagi peternak maupun pembeli,” katanya.
Khofifah mencontohkan hasil kunjungannya ke sentra peternakan di Banjarjo, Kabupaten Lamongan. Dari total stok sekitar 300 ekor hewan kurban yang dimiliki peternak, sebanyak 260 ekor sudah terjual saat dirinya berkunjung pada awal pekan ini. Jumlah tersebut disebut meningkat sekitar 30 persen dibandingkan periode yang sama pada Iduladha tahun 2025.
“Ketika kami ke Banjarjo Lamongan hari Senin lalu, dari stok 300 ekor sudah terjual 260 ekor. Itu meningkat sekitar 30 persen dibanding tahun lalu, dan sampai hari ini transaksi masih terus berjalan,” ungkapnya.
Khofifah juga mengapresiasi kerja keras Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dalam melakukan langkah pencegahan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku atau Penyakit Mulut dan Kuku. Upaya tersebut dilakukan melalui vaksinasi dan pemberian vitamin kepada ternak, yang dinilai sangat membantu menjaga kesehatan hewan kurban.
Ia menyebut para peternak menyampaikan langsung rasa terima kasih karena dukungan vaksinasi dan vitamin terbukti membantu menjaga kondisi ternak tetap sehat menjelang Iduladha.
“PMK ini sangat ditakutkan para peternak. Karena itu kami melakukan langkah-langkah preventif semaksimal mungkin melalui vaksinasi dan pemberian vitamin untuk sapi serta ternak lainnya. Para peternak juga berharap program vaksinasi ini terus dilanjutkan,” tuturnya.
Melalui penyerahan hewan kurban di Masjid Al Akbar Surabaya, Pemprov Jatim berharap pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tahun ini berjalan lancar, aman, serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Momentum Iduladha tahun ini juga diharapkan menjadi penguat nilai kebersamaan, solidaritas sosial, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi peternak lokal di berbagai daerah di Jawa Timur.









Komentar