Media Central, WALESI – Personel Satgas Yonif 521/DY menyambangi Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Jumat (13/3/2026). Kehadiran para prajurit TNI ini bukan untuk patroli keamanan, melainkan untuk berbagi inspirasi dan pengalaman guna memacu semangat belajar anak-anak di wilayah perbatasan.
Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa program “Anak Papua Cerdas” merupakan bagian dari pembinaan teritorial. Menurutnya, motivasi langsung dari prajurit diharapkan mampu menanamkan cita-cita tinggi pada sanubari generasi muda Papua.
“Kami ingin mereka melihat bahwa disiplin dan kerja keras adalah kunci. Kehadiran TNI di sekolah bertujuan memberikan energi positif agar anak-anak lebih giat menjemput masa depan,” ujar Letkol Rahadyan.
Cerita Inspiratif di Balik Seragam Loreng
Dalam suasana akrab, para prajurit menceritakan perjalanan hidup mereka; mulai dari kerasnya perjuangan menempuh pendidikan militer hingga nilai pantang menyerah dalam bertugas. Personel Satgas mengemas cerita tersebut secara sederhana sehingga mengundang gelak tawa sekaligus decak kagum para siswa.

Tak hanya bercerita, prajurit juga menyelipkan pesan moral mengenai:
Pentingnya menghormati guru dan orang tua.
Menjaga persatuan di tanah Papua.
Konsistensi dalam belajar di tengah keterbatasan.
Apresiasi dari Tenaga Pendidik
Pihak sekolah menyambut hangat inisiatif ini. Salah satu guru mengungkapkan bahwa kehadiran figur TNI memberikan warna baru dalam metode pembelajaran luar ruang. Kegiatan ini dinilai efektif membangun karakter siswa yang lebih disiplin dan percaya diri.
Melalui aksi nyata ini, Satgas Yonif 521/DY membuktikan bahwa komitmen TNI tidak hanya menjaga kedaulatan fisik, tetapi juga menjaga api semangat pendidikan di pelosok negeri tetap menyala.















Komentar