SURABAYA – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk menjadi duta bagi sekolah maupun kampusnya masing-masing. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kemampuan peserta didik dalam memperkenalkan dan membangun citra positif lembaga pendidikan tempat mereka menimba ilmu.
Pesan tersebut disampaikan Lia saat menghadiri pembukaan EDU School & Campus Expo 2026 di Jatim Expo Surabaya, Rabu (3/6/2026). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Jawa Timur selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang konsisten mencetak prestasi di bidang pendidikan.
Lia mengatakan, keberhasilan yang diraih Jawa Timur tidak terlepas dari komitmen seluruh elemen pendidikan, mulai dari pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, hingga para peserta didik. Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk ikut mengambil peran dalam menjaga reputasi dan kualitas pendidikan daerah.
“Jawa Timur dikenal sebagai provinsi yang terus menjaga konsistensi prestasi pendidikan. Ini merupakan kebanggaan yang harus terus dirawat bersama,” ujarnya.
Menurut Lia, era digital saat ini membuka peluang besar bagi pelajar dan mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi institusi pendidikan mereka. Melalui media sosial dan berbagai platform digital, siswa maupun mahasiswa dapat mempromosikan prestasi, kegiatan, serta keunggulan sekolah dan kampus kepada masyarakat luas.
Ia menilai langkah tersebut bukan sekadar aktivitas promosi, melainkan bentuk rasa terima kasih dan pengabdian kepada lembaga yang telah memberikan pendidikan dan membentuk karakter mereka.
“Jangan sampai kita hanya menjadi bagian dari sekolah atau kampus tanpa memberikan kontribusi untuk membesarkan namanya. Promosi yang dilakukan siswa dan mahasiswa merupakan bentuk sumbangsih bagi dunia pendidikan,” katanya.
Lia menekankan bahwa setiap upaya positif yang dilakukan seseorang akan memberikan manfaat di masa depan. Ia mengibaratkan kontribusi terhadap pendidikan sebagai proses menanam benih kebaikan yang suatu saat akan menghasilkan keberhasilan.
Menurutnya, ketika peserta didik ikut memperkenalkan sekolah dan kampusnya kepada masyarakat, mereka sesungguhnya sedang membangun jejaring kebaikan yang akan kembali memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun institusi pendidikan yang mereka banggakan.
Dalam kesempatan tersebut, Lia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam pembangunan pendidikan. Ia menyebut kemajuan pendidikan tidak dapat dicapai hanya oleh satu pihak, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
“Pendidikan adalah kerja bersama. Ketika seluruh pihak berkolaborasi, maka kualitas pendidikan akan semakin kuat dan mampu mencetak generasi yang unggul,” ujarnya.
Lia berharap kegiatan EDU School & Campus Expo dapat menjadi ruang inspirasi bagi pelajar dan mahasiswa dalam menentukan masa depan pendidikan mereka. Melalui pameran tersebut, peserta dapat mengenal berbagai pilihan sekolah dan perguruan tinggi sekaligus memperoleh gambaran mengenai peluang pengembangan diri yang tersedia.
Menutup sambutannya, Lia memberikan motivasi kepada generasi muda agar terus percaya diri, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita. Ia mengingatkan bahwa kesuksesan hanya dapat diraih oleh mereka yang berani berusaha dan terus mengembangkan potensi diri.
“Jadilah pribadi yang tangguh dan optimistis. Jangan pernah ragu terhadap kemampuan diri sendiri. Terus belajar, terus berkarya, dan jangan pernah putus asa,” pesannya.
Lia berharap semangat belajar dan semangat berkontribusi yang dimiliki para pelajar serta mahasiswa Jawa Timur dapat menjadi modal penting dalam menciptakan generasi unggul yang mampu membawa kemajuan bagi daerah maupun bangsa di masa depan.















Komentar