Mediacentral.info, LUWUK – Tim gabungan dari Kepolisian Kawasan Pelabuhan Luwuk dan Basarnas memperketat patroli di perairan Luwuk, Kabupaten Banggai, pada Senin (16/3/2026). Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan penumpang kapal di tengah ancaman cuaca ekstrem selama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Kepala Subsektor Kawasan Pelabuhan Luwuk, IPTU James Runtu, menegaskan bahwa personel telah disiagakan di Pelabuhan Rakyat selama 24 jam penuh. Kehadiran petugas bertujuan memberikan pelayanan maksimal serta mempercepat proses evakuasi jika terjadi kecelakaan laut.
“Personel gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, tim kesehatan, dan UPP telah siaga. Kami juga menggencarkan patroli laut agar jika terjadi kondisi darurat, tim bisa langsung bertindak,” ujar IPTU James saat memberikan keterangan di lokasi.
Patroli intensif ini difokuskan pada pemantauan jalur laut bagi warga yang melakukan perjalanan selama libur panjang Hari Raya Nyepi hingga Idulfitri. IPTU James menambahkan, kewaspadaan ditingkatkan menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di perairan timur Banggai saat ini sedang tidak bersahabat dengan potensi Hujan lebat secara mendadak, Angin kencang yang tidak menentu, Gelombang tinggi yang dapat membahayakan pelayaran rakyat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Tinombala yang bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. IPTU James mengimbau para nakhoda dan penumpang untuk selalu mematuhi standar keselamatan, termasuk penggunaan pelampung dan tidak melebihi kapasitas muatan kapal.
“Pantauan ini kami lakukan demi mensukseskan keamanan dan kenyamanan selama masa mudik tahun ini,” pungkasnya.














Komentar