SURABAYA, 30 Mei 2026 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menggelar nonton bareng (nobar) final Liga Champions UEFA 2026 bersama masyarakat di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Jalan Kertomenanggal, Surabaya, Sabtu malam (30/5/2026). Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme, dengan warga dan pengurus partai larut dalam atmosfer pertandingan puncak sepak bola Eropa.
Pada pertandingan tersebut PSG keluar sebagai juara Liga Champions 2026 usai mengalahkan Arsenal lewat drama adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Bidang Hukum dan HAM, Julianto P.H. Simanjuntak, yang menyampaikan bahwa acara nobar menjadi salah satu upaya Golkar untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui momen kebersamaan yang sederhana namun bermakna.
“Pada malam ini kami DPD Partai Golkar Jawa Timur bersama masyarakat mengadakan nonton bareng final Liga Champions. Ini bukan sekadar menikmati pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara pengurus partai dan masyarakat. Kami ingin terus hadir dekat dengan warga lewat kegiatan-kegiatan yang membangun keakraban seperti ini,” ujar Julianto di sela acara.
Menurut Julianto, tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi hiburan yang mampu menyatukan banyak kalangan. Ia bahkan mengaku sejak awal sudah memprediksi kemenangan PSG, karena dinilai memiliki mental juara yang kuat.
“Final seperti ini bicara soal mental. PSG sudah punya pengalaman dan mental juara yang kuat. Itu yang saya lihat malam ini menjadi pembeda. Sama seperti dalam organisasi dan perjuangan politik, mental yang teruji itu penting,” katanya.
Julianto juga menilai kegiatan nobar menjadi ajang silaturahmi yang efektif antara pengurus Golkar Jawa Timur dengan masyarakat sekitar. Sejumlah pengurus partai tampak hadir langsung meski acara digelar hingga larut malam.
Ia menyebut inisiatif kegiatan tersebut muncul dari kecintaan sejumlah pengurus Golkar terhadap sepak bola, yang kemudian mendapat dukungan penuh dari pengurus lain dan sambutan positif masyarakat.
“Banyak pengurus yang memang suka sepak bola, lalu muncul ide untuk mengadakan nobar. Ternyata masyarakat juga antusias dan hadir cukup ramai. Walaupun malam hari, mereka tetap meluangkan waktu datang ke kantor Golkar Jawa Timur untuk menikmati pertandingan bersama,” ujarnya.
Suasana semakin hangat ketika para penonton sama-sama tegang mengikuti jalannya laga. Sorak sorai dan tepuk tangan terdengar bergantian sepanjang pertandingan, menciptakan kebersamaan yang terasa akrab dan cair.
Julianto mengakui ada sejumlah masukan dari warga, termasuk soal konsumsi yang ternyata cepat habis karena tingginya jumlah peserta yang hadir. Hal itu, menurutnya, akan menjadi evaluasi untuk agenda nobar berikutnya.
“Tadi ada masukan soal kopi yang cepat habis karena antusiasme warga cukup tinggi. Ini jadi catatan buat kami supaya ke depan lebih siap lagi. Kalau nanti ada agenda nobar Piala Dunia tentu kami akan kemas lebih baik dan lebih meriah,” ungkapnya.
Ia memastikan DPD Golkar Jatim akan terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang dekat dengan masyarakat, baik dalam bentuk olahraga, hiburan, maupun ruang kebersamaan lainnya.
“Yang terpenting kami ingin terus hadir bersama masyarakat. Dengan segala keterbatasan, kami berusaha menghadirkan kegiatan yang bisa menghibur dan mempererat kebersamaan. Hal-hal sederhana seperti nobar ini ternyata punya makna besar untuk membangun kedekatan,” katanya.
Menutup keterangannya, Julianto mengibaratkan semangat tim juara di sepak bola dengan semangat Partai Golkar dalam menghadapi dinamika politik.
“Seperti final Liga Champions, semuanya tentang mental. Golkar juga begitu. Mungkin banyak partai lain terlihat menarik, tetapi Golkar punya pengalaman dan mental perjuangan yang kuat. Itu yang terus kami jaga,” pungkasnya.















Komentar