Media Central Pendidikan, Donggala — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Dampelas telah memasuki dua bulan pelaksanaan, terhitung sejak 22 September 2025 hingga sekarang. Program ini berjalan lancar tanpa kendala dan menjadi bagian penting dalam meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik, Kamis (20/11/2025).
Kepala Sekolah SMAN 1 Dampelas, Irham, S.Pd., saat ditemui Awak Media Central Pendidikan Indonesia di ruang kerjanya menyampaikan bahwa pada awalnya penyaluran program MBG sudah ditetapkan waktunya di beberapa satuan pendidikan, mulai dari SD, SMP, MTsN 2 Donggala, hingga SMAN 1 Dampelas.
“Untuk SMAN 1 Dampelas, jadwal penyaluran awalnya pukul 11.00 WITA. Namun atas usulan pihak sekolah, kami meminta kepada penanggung jawab MBG agar penyaluran khusus untuk SMAN 1 Dampelas dilakukan setelah salat zuhur, supaya tidak mengganggu peserta didik yang melaksanakan salat berjamaah,” ungkapnya.
Sementara itu, Ilmiati Nur, Ketua OSIS SMAN 1 Dampelas, menyampaikan rasa syukur atas adanya program tersebut.
“Dengan program ini, kami sangat senang karena dapat membantu teman-teman siswa menikmati apa yang diberikan pemerintah. Menu yang disajikan juga menyehatkan,” tuturnya.
Ia juga menambahkan, “Biasanya setelah pulang sekolah kami langsung merasa lapar, tetapi sekarang tidak lagi. Dengan adanya program ini, kami makan di sekolah sehingga saat pulang tidak perlu makan lagi, cukup nanti di malam hari. Program ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai siswa-siswi SMAN 1 Dampelas.”
Menurut Irham, para siswa memberikan respons positif terhadap program MBG.
“Dari sisi ekonomi, siswa biasanya membawa uang jajan sekitar Rp20.000, dan kemungkinan setengahnya adalah sisa dari rumah. Dengan program MBG, ini sangat membantu orang tua, terutama yang ekonominya kurang mampu. Selain itu, program ini juga dapat mengubah pola makan siswa di sekolah,” jelasnya.
Irham juga menyampaikan bahwa tujuan utama program MBG adalah meningkatkan kualitas gizi peserta didik agar mereka dapat belajar dengan lebih baik dan fokus.
“Dengan gizi yang cukup, peserta didik dapat meningkatkan prestasi, konsentrasi akademik, dan kesehatannya secara keseluruhan. Program ini juga diharapkan dapat mengurangi angka stunting,” ucapnya.
Di akhir wawancara, Irham, S.Pd., menyampaikan harapannya.
“Kami berharap Program MBG dapat terus berjalan sesuai dengan program pemerintah Presiden Prabowo–Gibran. Kami, keluarga besar SMAN 1 Dampelas, sangat bersyukur dan antusias karena program ini menambah semangat belajar siswa, khususnya di wilayah Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya penuh harap.
Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 1 Dampelas mencakup 505 siswa dari kelas 10, 11, dan 12. Terlepas dari program yang memberi dampak positif tersebut. Awak Media Central Pendidikan Indonesia (MCPI) juga turut menilai bahwa langkah ini bukan hanya sekadar pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masa depan generasi penerus bangsa.
Jurnalis: Herdik Lakaeng













Komentar